Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Tata Kusno

lulus uni sekarang bekerja diperusahaan kontraktor

FPI Membuat Ulah Lagi, Seharusnya Dibubarkan Saja dengan UU Ormas Baru

OPINI | 19 July 2013 | 15:00 Dibaca: 807   Komentar: 14   1

Di Jateng, FPI membuat ulah lagi.  Warga marah karena mobil rombongan FPI menabrak sepeda motor warga hingga tewas di SPBU Sapen.

PDIP (Bu Eva) dan PD (Marzuki Ali) sudah menyatakan seharusnya Polisi menindak FPI, PDIP bahkan anjurkan FPI dibubar sesuai dengan UU ormas yang baru lulus DPR.  Bu Eva bahkan bilang, kalo polisi tidak bubarkan FPI, ya akan terjadi perang kota antara rakyat dengan anggota FPI.

Yang mendukung FPI hanya PPP dan PKS.  Ingat, kawan-kawan, jangan memilih partai yang pro-preman!

FPI itu selalu berkoar-koar MENEGAKKAN HUKUM?  HUKUM APA YANG DITEGAK?  HUKUM ISLAM! Padahal Indonesia bukan Republik Islam, Indonesia adalah negara berbasis Pancasila, kalau mau tegak, tegaklah hukum RI/UUD 45, bukan hukum Islam.

FPI juga pilih kasih, banyak moyangnya dari Arab, melakukan kawin kontrak, berzinah di Bogor - Puncak, dia tidak berani tegor, beraninya sama rakyat kecil.  Perlu diketahui, Jateng itu Markasnya PDIP, partai wong cilik, kalo polisi tidak tangkap FPI, tunggu rakyat yang memberantas FPI, urusan bisa jadi besar.

Saya sih dukung rakyat menghancurkan tindakan FPI yang sewenang-wenang, seperti halnya di Kalteng, orang FPI sampai tidak berani landing di Kalteng, terkencing-kencing dipesawat.  Kalo FPI sok berani, pergilah ke Bogor/Puncak, membasmi para pelancong Arab yang kawin kontrak dengan orang lokal, yang telah merusak moral saudara kita.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bledug Kuwu, Fenomena Langka Alam Indonesia …

Agoeng Widodo | | 27 August 2014 | 15:18

Taufik Mihardja dalam Sepenggal Kenangan …

Pepih Nugraha | | 27 August 2014 | 22:34

Ini yang Harus Dilakukan Kalau BBM Naik …

Pical Gadi | | 27 August 2014 | 14:55

Cinta dalam Kereta (Love in The Train) …

Y.airy | | 26 August 2014 | 20:59

Blog Competition Smartfren: Andromax yang …

Kompasiana | | 18 August 2014 | 20:22


TRENDING ARTICLES

Hilangnya Acara Budaya Lokal di Televisi …

Sahroha Lumbanraja | 10 jam lalu

Lamborghini Anggota Dewan Ternyata Bodong …

Ifani | 11 jam lalu

Cara Mudah Latih Diri Agar Selalu Berpikiran …

Tjiptadinata Effend... | 12 jam lalu

3 Kebebasan di K yang Buat Saya Awet Muda …

Hendrik Riyanto | 13 jam lalu

Boni Hargens cs, Relawan atau Buruh Politik …

Munir A.s | 22 jam lalu

Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: