Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Tata Kusno

lulus uni sekarang bekerja diperusahaan kontraktor

FPI Membuat Ulah Lagi, Seharusnya Dibubarkan Saja dengan UU Ormas Baru

OPINI | 19 July 2013 | 15:00 Dibaca: 809   Komentar: 14   1

Di Jateng, FPI membuat ulah lagi.  Warga marah karena mobil rombongan FPI menabrak sepeda motor warga hingga tewas di SPBU Sapen.

PDIP (Bu Eva) dan PD (Marzuki Ali) sudah menyatakan seharusnya Polisi menindak FPI, PDIP bahkan anjurkan FPI dibubar sesuai dengan UU ormas yang baru lulus DPR.  Bu Eva bahkan bilang, kalo polisi tidak bubarkan FPI, ya akan terjadi perang kota antara rakyat dengan anggota FPI.

Yang mendukung FPI hanya PPP dan PKS.  Ingat, kawan-kawan, jangan memilih partai yang pro-preman!

FPI itu selalu berkoar-koar MENEGAKKAN HUKUM?  HUKUM APA YANG DITEGAK?  HUKUM ISLAM! Padahal Indonesia bukan Republik Islam, Indonesia adalah negara berbasis Pancasila, kalau mau tegak, tegaklah hukum RI/UUD 45, bukan hukum Islam.

FPI juga pilih kasih, banyak moyangnya dari Arab, melakukan kawin kontrak, berzinah di Bogor - Puncak, dia tidak berani tegor, beraninya sama rakyat kecil.  Perlu diketahui, Jateng itu Markasnya PDIP, partai wong cilik, kalo polisi tidak tangkap FPI, tunggu rakyat yang memberantas FPI, urusan bisa jadi besar.

Saya sih dukung rakyat menghancurkan tindakan FPI yang sewenang-wenang, seperti halnya di Kalteng, orang FPI sampai tidak berani landing di Kalteng, terkencing-kencing dipesawat.  Kalo FPI sok berani, pergilah ke Bogor/Puncak, membasmi para pelancong Arab yang kawin kontrak dengan orang lokal, yang telah merusak moral saudara kita.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Cara Cermat Buang Sampah, yang Mungkin Dapat …

Tjiptadinata Effend... | | 21 October 2014 | 21:18

Rupiah Tiada Cacat …

Loved | | 17 October 2014 | 17:37

[PALU] Kompasiana Nangkring Bareng BKKBN di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 15:12

Ketika Rintik Hujan Itu Turun di Kampung …

Asep Rizal | | 21 October 2014 | 22:56

Ikuti Kompasiana-Bank Indonesia Blog …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 10:39


TRENDING ARTICLES

Dari Body Mulus, Sampai Bibir Sexy …

Seneng | 7 jam lalu

Pak Prabowo, Sikap Anda Merusak Isi Kepala …

Eddy Mesakh | 13 jam lalu

Jamberoo itu Beda Total dengan Jambore …

Roselina Tjiptadina... | 14 jam lalu

Anda Tidak Percaya Alien, Maka Anda Sombong …

Zulkifli Taher | 14 jam lalu

Anfield Crowd, Faktor X Liverpool Meredam …

Achmad Suwefi | 16 jam lalu


HIGHLIGHT

Berlari itu Menginspirasi …

Hanni | 8 jam lalu

Diari Santri: #15 Perak Laju …

Syrosmien | 8 jam lalu

Misteri Kartu di Mandala …

Aksa Hariri | 8 jam lalu

Suksesi Indonesia Bikin Iri Negeri Tetangga …

Solehuddin Dori | 8 jam lalu

Ledakan Permintaan Jasa Rumah Sakit …

Petra Sembilan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: