Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Dharono Trisawego

saya sekarang bekerja didunia travel,

Karena Dipadati Warga, Rekonstruksi Pembunuhan Siska Batal

REP | 13 August 2013 | 17:15 Dibaca: 632   Komentar: 0   0

Karena dipadati puluhan warga mulai dari jalan Cipedes Tengah hingga Sentrasari Utara- tempat kost Sisca- , rencana rekontruksi pembunuhan Siska batal. Menurut keterangan beberapa petugas kepolisian, padatnya warga yang ingin menyaksikan rekontruksi ini bisa mempengaruhi kerja rekontruksi.” Akan ada penundaan rekontruksi,; ujar seorang petugas kepolisian.

Menurut rencana rekontruksi ini akan berlangsung pukul 15.00 namun hingga pukul 16.30 belum ada kegiatan adanya kegiatan mengenai rekontruksi tersebut. Bahkan semakin sore semakin banyak warga yang ingin menyaksikan rekontruksi. Namun tempat kost korban Siska dalam keadaan terkunci. Sebuah gembok menutup pagar rumah yang berwarna hijau tersebut.
“Saya penasaran saja gimana terjadinya pembunuhan ini.”ujar Euis, warga Cipedes .

Siska tewas mengenaskan di kawasan Cipedes, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (5/8) lalu. Ia tewas dengan luka bacok dan diseret dengan motor.

13763888521775922726

warga memadati TKP korban pembunuhan sisca

Saat ini pelaku yang diduga pencurian dan pembunuhan yakni W (39) dan A (24) sudah diamankan polisi. Keduanya mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Bandung. Namun hingga kini kasus ini masih dalam penyelidikan polisi mengenai motif pembunuhan ini (dharono)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Sepotong Senja di Masjid Suleeyman yang …

Rumahkayu | | 19 April 2014 | 10:05

Pengakuan Mantan Murid JIS: Beberapa Guru …

Ilyani Sudardjat | | 19 April 2014 | 20:37

Kompas adalah Penunjuk Arah, Bukan Komando …

Dita Widodo | | 19 April 2014 | 21:41

Kakak-Adik Sering Bertengkar, Bagaimana …

Lasmita | | 19 April 2014 | 22:46

Kompasianer Mengawal Pemilu 2014 …

Kompasiana | | 09 April 2014 | 04:17


Ingin menyampaikan pertanyaan, saran atau keluhan?

Subscribe and Follow Kompasiana: