Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Dharono Trisawego

saya sekarang bekerja didunia travel,

Karena Dipadati Warga, Rekonstruksi Pembunuhan Siska Batal

REP | 13 August 2013 | 17:15 Dibaca: 635   Komentar: 0   0

Karena dipadati puluhan warga mulai dari jalan Cipedes Tengah hingga Sentrasari Utara- tempat kost Sisca- , rencana rekontruksi pembunuhan Siska batal. Menurut keterangan beberapa petugas kepolisian, padatnya warga yang ingin menyaksikan rekontruksi ini bisa mempengaruhi kerja rekontruksi.” Akan ada penundaan rekontruksi,; ujar seorang petugas kepolisian.

Menurut rencana rekontruksi ini akan berlangsung pukul 15.00 namun hingga pukul 16.30 belum ada kegiatan adanya kegiatan mengenai rekontruksi tersebut. Bahkan semakin sore semakin banyak warga yang ingin menyaksikan rekontruksi. Namun tempat kost korban Siska dalam keadaan terkunci. Sebuah gembok menutup pagar rumah yang berwarna hijau tersebut.
“Saya penasaran saja gimana terjadinya pembunuhan ini.”ujar Euis, warga Cipedes .

Siska tewas mengenaskan di kawasan Cipedes, Bandung, Jawa Barat, pada Senin (5/8) lalu. Ia tewas dengan luka bacok dan diseret dengan motor.

13763888521775922726

warga memadati TKP korban pembunuhan sisca

Saat ini pelaku yang diduga pencurian dan pembunuhan yakni W (39) dan A (24) sudah diamankan polisi. Keduanya mendekam di sel tahanan Mapolrestabes Bandung. Namun hingga kini kasus ini masih dalam penyelidikan polisi mengenai motif pembunuhan ini (dharono)

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Foto: Slamet, Raksasa dari Pulau Jawa …

Hendra Wardhana | | 17 September 2014 | 12:29

Referendum Skotlandia, Aktivis Papua Merdeka …

Wonenuka Sampari | | 17 September 2014 | 13:07

Anggota BPK, Jabatan Karier atau Politik? …

Galumbang Sitinjak | | 17 September 2014 | 13:37

Etika Meng-counter Tulisan di Kompasiana …

Samandayu | | 16 September 2014 | 19:16

Setujukah Anda jika Kementerian Agama …

Kompasiana | | 16 September 2014 | 21:00


TRENDING ARTICLES

Percayalah, Jadi PNS Itu Takdir! …

Muslihudin El Hasan... | 5 jam lalu

Yang Dikritik Cuma Jumlah Menteri dan Jatah …

Gatot Swandito | 5 jam lalu

Sebuah Drama di Akhir Perjalanan Studi …

Hanafi Hanafi | 6 jam lalu

Di Airport, Udah Salah Ngotot …

Ifani | 7 jam lalu

Pak Ridwan! Contoh Family Sunday di Sydney …

Isk_harun | 11 jam lalu


HIGHLIGHT

Kenaikan LPG 12 Kg Sebagai Sarana Berbagi …

Bai Ruindra | 7 jam lalu

Mesut Oezil: Playmaker tanpa Dukungan …

Agung Wicaksono | 7 jam lalu

Komunitas Membuka Pintu Rejeki …

Lazismu Pusat | 8 jam lalu

Jogjakarta, 17 September 2014 …

Ahmad Robitul Wafa | 8 jam lalu

Ternyata Gak Gampang Ya, Pak Jokowi …

Heno Bharata | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: