Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Herdian Armandhani

Kalau Tidak Mampu untuk Menjadi Pohon Beringin yang Kuat untuk Berteduh, Jadilah Saja Semak Belukar selengkapnya

Pengamanan Miss World di Bali Terlalu Berlebihan

OPINI | 27 August 2013 | 10:11 Dibaca: 1053   Komentar: 5   0

Ajang kontes ratu kecantikan dunia Miss World yang akan menghadirkan 184 wanita cantik dari berbagai dunia yang digelar di Pulau Dewata Bali tinggal menunggu hari. Acara Miss World 2013 yang berlangsung di Nusa Dua Bali ini dihelat dari tanggal 8-14 September 2013. Aparat keamanan yang tergabung dalam TNI dan Polri akan menurunkan 1000 pasukan gabungan saat acara berlangsung. Acara Miss World yang akan diliput langsung oleh stasiun televisi swasta RCTI ini. Di Bali sendiri seminggu ini para ketua lingkungan di wilayah provinsi Bali gencar melakukan razia ke rumah-rumah untuk mendata penduduk illegal yang tidak memiliki kartu tanda penduduk untuk menyuksekan pengaman acara Miss World 2013. Di Banda Internasional Ngurah Rai tak jauh berberbeda, pengaman lebih diperketat saat memerikasa barang bawaan para penumpang mancanegara maupun domestik. Di pintu masuk pelabuhan laut Gilimanuk yang menghubungkan Pulau Jawa dan Pulau Bali petugas keamanan ekstra berhati-hati memeriksa identitas pengunjung yang keluar-masuk menyeberang. Masyarakat Pulau Bali pun sangat damai dan tentram, jarang ada demo-demo seperti di daerah-daerah yang menolak ajang Miss World 2013.

Pengamanan Miss World 2013 yang menurunkan 1000 aparat TNI dan Polri sebenarnya terlalu berlebihan mengingat pengamanan di pintu masuk Pulau Bali dan ketua lingkungan yang ada sangat ketat. Kesadaran menjaga keamanan lingkungan bersama dari oknum-oknum yag ingin membuat tindakan kriminal sudah ditanamkan oleh ketua lingkungan yang ada di setiap wilayah. Masyarakat Bali tidak mempermasalahkan juga apabila dalam kontes Miss World 2013 diadakan sesi penggunaan kostum bikini oleh para finalis Miss World 2013 dikarenakan Bali merupakan daerah pariwisata. Tengok saja di Pantai Kuta dan Sanur setiap harinya banyak bule mancanegara berjemur menggunakan bikini tanpa adanya larangan. Penurunan 1000 personel aparat sangat mubazir dan cenderung banyak mengeluarkan anggaran negara. Kegiatan Meeting delegasi ASEAN yang sudah sering dilakukan di Nusa Dua Bali belun pernah ada kejadian kerusuhan ataupun teror bom sehingga acara dihentikan. Ajang Miss World 2013 menjadi sebuah media promosi untuk lebih banyak menarik turis mancanegara dan domestic untuk lebih banyak lagi berkunjung ke Pulau Seribu Pura ini.

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Transjakarta vs Kopaja AC, Pengguna Jasa …

Firda Puri Agustine | | 31 October 2014 | 12:36

Kenapa Orang Jepang Tak Sadar Akan Kehebatan …

Weedy Koshino | | 30 October 2014 | 22:57

Juru Masak Rimba Papua Ini Pernah Melayani …

Eko Sulistyanto | | 31 October 2014 | 11:39

Green Bay dan Red Island Beach, Dua Pesona …

Endah Lestariati | | 31 October 2014 | 11:47

Ayo Wujudkan Rencana Kegiatan Sosialmu …

Kompasiana | | 31 October 2014 | 10:19


TRENDING ARTICLES

Hasil Evaluasi Timnas U-19: Skill, Salah …

Achmad Suwefi | 5 jam lalu

Kabinet Jokowi Tak Disukai Australia, Bagus! …

Aqila Muhammad | 5 jam lalu

Menjawab Keheranan Jokowi …

Raden Suparman | 5 jam lalu

Pencitraan Teruus??? …

Boyke Pribadi | 6 jam lalu

Kabinet Kerja Jokowi-JK, Menepis Isu …

Tasch Taufan | 12 jam lalu


HIGHLIGHT

DPR Akhirnya Benar-benar Terbelah, Bagaimana …

Sang Pujangga | 7 jam lalu

Mendaki Gunung Merapi Tanpa Harus Cuti …

Mcnugraha | 8 jam lalu

Tuntutan Kenaikan Upah Buruh yang Tak …

Agus Setyanto | 8 jam lalu

KIS Adaptasi KJS atau Plagiat JKN …

Aden Rendang Sp | 8 jam lalu

Demokrasi Pasar Loak …

Budhi Wiryawan | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: