Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Kontestan Miss World 2013 Langsung Cinta Bali

REP | 03 September 2013 | 13:25 Dibaca: 1269   Komentar: 12   0

1378189272657956952

Miss World 2013. Kontestan asal Malta, Guatemala dan Jamaica menikmati suasana Bali. (foto: missworld.com)

Donna Borg Leyland, juara Miss World – Malta 2013, menjadi kontestan pertama Miss World 2013 yang awal September ini sudah menjejakkan kakinya di Bali, tepatnya di Pan Pacific Nirwana Bali Resort. Rencananya, final kontes ratu sejagat ini akan diselenggarakan pada 28 September mendatang.

Kepada missworld.com, Donna yang tahun ini akan merayakan ulang tahunnya ke-21 menyatakan bahwa dirinya merasakan atmosfir kedamaian dan budaya ramah-tamah di Pulau Dewata yang sangat eksotik. Bahkan si cantik dengan jangkung 175 cm ini tak ragu untuk menyatakan langsung jatuh cinta dengan Bali.

“The people here are so nice, its great to be already meeting some of the contestants. I think i am falling in love with the place already,” kata Donna yang lahir di Kota Imtarfa, Malta Utara.

Hal senada disampaikan Gina Hargitay, juara Miss World – Jamaica 2013. Ia menjadi kontestan kedua pada ajang Miss World 2013 yang menginjakkan kaki di Bali. Gina yang baru berusia 18 tahun dan memiliki tinggi badan 180 cm ini pun seperti sudah dapat diduga, segera menyatakan kagum terhadap Pulau Dewata. Ia yang tengah melanjutkan study di London ini pun tak dapat menyembunyikan hasrat ketertarikan khususnya pada agenda kunjungan ke sejumlah pura yang ada di Bali.

“Extremely excited. It’s a very new experience for me. I’ve never been to this side of Asia let alone this side of the World before. It’s a beautiful country. It reminds me a lot of home, apart from the architecture which is very different. I am looking forward to seeing more of the country especially the temple visit,” ujar cewek Sagitarius yang memegang sabuk biru Taekwondo ini.

Bahkan, melalui akun fan page facebook miliknya, Gina yang hobi mendengarkan musik reggae dan memainkan alat musik Cello ini menulis: “Im so ecstatic about the journey that I’m about to embark on and now that I’m in Indonesia it’s all about to kick off! Tomorrow most of the other contestants will arrive and we’ll all start getting to know each other. Yay! I wonder who my room mate will be! One love – Gina”.

Kontestan Miss World ketiga yang hadir di Bali adalah Karla Loraine Quinto, Miss World - Guatemala 2013. Seperti dikutip website resmi tadi, si empunya hobi menyanyi, mendengarkan musik dan menari ini mengatakan bahwa ibarat menjadi mimpi yang nyata dapat bersaing menjadi Miss World 2013.

“A dream come true. My mother was a participant at Miss Guatemala in 1986. Unfortunately she did not win, but it is great for me to be able to enter now, she is so proud. I am looking forward to the experience of my life,” tutur Loraine yang ternyata juga adalah putri dari seorang peserta kontes Miss World – Guatemala 1986.

Meski tidak dikutip bagaimana responnya terhadap keindahan Bali, namun dari foto yang nampak terlihat sekali betapa Loraine yang baru berusia 25 tahun dan bertinggi badan 163 cm ini menikmati sekali semilir angin, pantai bersih, dan pasir putih menguning di Tanah Lot, Bali.

Tetap Berlangsung

Sebanyak 137 kontestan ratu sejagat ini memang dijadwalkan tiba di Bali pada 2-4 September ini, lalu mengikuti seremoni pembukaan pada 8 September di Nusa Dua, untuk langsung menjalani masa karantina antara 8 – 14 September. Selanjutnya, para ratu sejagat akan terbang ke Jakarta pada 14 September, serta langsung mempersiapkan laga final pada 28 September 2013 di Sentul, Bogor, Jawa Barat.

Dengan telah hadirnya satu per satu para kontestan Miss World 2013 di Bali, nampaknya upaya penggagalan ajang mendunia ini bakal gagal total. Di atas kertas, penolakan memang berhembus sangat kencang. Bahkan pihak Majelis Ulama Indonesia (MUI) sempat berharap kepada Presiden Soesilo Bambang Yudhoyono untuk membatalkan kegiatan global tersebut, lantaran dianggap memperagakan aurat perempuan sehingga bertentangan dengan Al Qur’an.

Dan seperti kita tahu, jalan tengah diantara yang pro dan kontra pun diambil. Panitia Miss World 2013 seolah ‘mengalah’ dengan mencoret agenda kontes yang mengenakan baju bikini seperti tahun-tahun sebelumnya.

Kalau pun pada Miss World 2012 ada sessi lomba renang sebagai sub item challenge event “Top Sports Woman”, maka besar kemungkinan para kontestan pun bakal memakai kostum konservatif alias pakaian renang khusus.

“Indonesia memiliki rancangan yang sangat indah dalam hal pakaian piece beachwear, dan saya sangat senang dengan mereka,” jelas Julia Morley, selaku Chairman of the Miss World Organisation. “Kami ingin bekerja dengan cara yang hormat kepada setiap negara,” kata istri dari mendiang Eric Douglas Morley yang telah menggagas dan menggelar ajang ratu kecantikan ini sejak 1951 silam.

Bikini

Pada kompetisi sebelumnya, atau Miss World 2012 di Kota Ordos, Mongolia, China salah satu challenge event yang digelar adalah “Beach Fashion”. Ajang ini mempertontonkan ke-160 kontestan untuk berlagak bak model dan berusaha tampil semenarik mungkin di gurun berpasir dengan bikini ala beach fashion. Bikini yang dimaksud yakni mengenakan busana minim, yaitu hanya bra yang menutup dada, dan bercelana dalam saja. Sesekali para kontestan mengikatkan selendang pantainya untuk alih-alih menutupi (bahagian) celana dalamnya.

Bra dan celana dalam yang dikenakan tentu saja amat fashionable terutama dari segi warna karena memang dimaksudkan sebagai beach fashion, meskipun lucunya, event kontes ini digelar di gurun berpasir lengkap menggunakan barisan unta sebagai pendukung latarbelakang di ajang tersebut. Akhirnya, setelah dipilih 10 kontestan terbaik, maka yang kemudian tampil sebagai juara pertama adalah Sophie Moulds selaku Miss World – Wales 2012.

Masih di kontes Miss World 2012, para peserta nampak mengenakan bikini saat lomba renang dalam challenge event “Sports and Fitness”. Tapi, bikini yang dimaksud pun tidak terlalu neko-neko karena ajangnya memang di arena kolam renang yang tertutup. Dalam ajang ini, kontestan cantik asal Portugal berhasil menjuarai Swimming Sprint. Sedangkan secara keseluruhan, Miss World – Sports Woman 2012 sukses diraih oleh kontestan Miss World 2012 asal Swedia yang berambut blonde, Sanna Jinnedal.

Selebihnya, pada challenge events yang lain seperti “Beauty With a Purpose”, “Talent Competition”, “Top Model”, dan “World Fashion Designer Award” nampak para kontestan tidak terlalu menonjolkan sisi fisik dan kemolekan tubuh. Maklumlah, mereka juga bersaing guna merebut nilai tertinggi dari para juri melalui kemampuan dan kapabilitasnya akan sesuatu hal yang baik bagi dirinya, keluarganya, dan juga bermanfaat (menghibur) bagi orang banyak.

Contoh saja, kemenangan Miss World – China 2012 yakni Yu Wenxia pada ajang “Talent Competition”. Sukses ini diraih melalui kompetisi yang teramat ketat, maklum seluruh kontestan menampilkan bakat dan kemampuan terbaiknya masing-masing, mulai dari memainkan alat musik, menari, menyanyi dan sebagainya. Meskipun, pada akhirnya suara merdu Yu Wenxia dalam menyanyikan lagu berbahasa Mandarin itulah yang berhasil memukau dewan juri dan seluruh hadirin di Ordos Theatre. Tak hanya itu, di ajang final, Yu Wenxia pula yang berhasil memboyong anugerah mahkota kebanggaan sebagai Miss World 2012.

Pada ajang Miss World 2013 ini, akan kita lihat bagaimana akhirnya? Karena, pro dan kontra masih sengit bermunculan, aksi penolakan versus demo mendukung masih sesekali bersahutan. Sementara, media-media asing justru memberitakan sekaligus memantik isu bahwa ajang Miss World 2013 bakal dibatalkan lantaran ulah kelompok garis keras di Indonesia yang menentang. Padahal nyatanya, di lapangan, para kontestan sudah berdatangan dan merasa enjoy di Bali, bahkan langsung jatuh cinta dengan pesona Pulau Dewata.

Aaaaah, Bali…, jadi pengen ke sana dweeeh, sambil pelototi para kontestan itu semua, heheheee..

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Waspada Oknum Polisi pada Ngumpet di Jalan …

Iskandar Indra | | 15 September 2014 | 16:23

Super Yuraaaa! Catatan Konser Balada Sirkus …

Irvan Sjafari | | 15 September 2014 | 21:23

Dampak Kasus Perkosaan Rutin Mewarnai Media …

Majawati Oen | | 15 September 2014 | 19:44

Kita adalah Dua Layang-layang …

Conni Aruan | | 12 September 2014 | 12:42

Dicari: “Host” untuk …

Kompasiana | | 12 September 2014 | 16:01


TRENDING ARTICLES

RUU Pilkada: Jebakan Betmen SBY buat Jokowi, …

Giri Lumakto | 8 jam lalu

Timnas U-23 Pimpin Grup E Asian Games …

Abd. Ghofar Al Amin | 9 jam lalu

Festival Film Bandung, SCTV, dan Deddy …

Panjaitan Johanes | 16 jam lalu

Berkunjung ke Tebet? Kunjungi Tempat Ini …

Ryu Kiseki | 18 jam lalu

Keluar dari Zona Nyaman …

Afrisal Planter | 19 jam lalu


HIGHLIGHT

Pilih ONH Reguler atau ONH Plus? …

Bonekpalsu | 8 jam lalu

Revolusi Mental, Mungkinkah KAI Jadi …

Akhmad Sujadi | 9 jam lalu

Perilaku Agamis dan Pentingnya Ekonomis …

Saktya Alief Al Azh... | 9 jam lalu

[Fiksi Fantasi] Runtuhnya Agate: …

Hsu | 9 jam lalu

Mencapai Gelinjang Orgasme di Kompasiana …

Pebriano Bagindo | 9 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: