Back to Kompasiana
Artikel

Regional

2014, Tahun Bencana dan Penderitaan

OPINI | 01 January 2014 | 13:26 Dibaca: 1339   Komentar: 0   0

Selamat tahun baru 2014, selamat tinggal tahun 2013. Atas izin Nya kita sekarang berada di hari pertama pada tahun 2014. Dan pesta penyambutan tahun 2014 telah berlalu. berapa banyak biaya yang dikeluarkan dalam pesta tahun baru 2014. Namun dibalik ini semua, sadarkah kita ditahun 2014 merupakan tahun penuh bencana dan penderitaan?. Bukan saja di Indonesia, bencana dan penderitaan akan dirasakan merata di seluruh pelosok dunia. Dari sumber-sumber yang dipercaya, 2014 merupakan tahun bencana dan penderitaan yang dapat disajikan adalah sebagai berikut:

  1. 2014 merupakan waktunya siklus erupsi terbesar gunung Merapi. Ini bencana alam yang merupakan siklus 5 tahunan yang rutin terjadi. Pada tahun 2010 lalu, Merapi mengeluarkan muntahan erupsi yang dahsyat dan siklus ini akan berulang ditahun 2014. Bisa saja erupsi ini akan banyak menimbulkan korban jiwa dan kerusakan, jika pemerintah daerah kurang mengantisipasi erupsi 5 tahunan gurung merapi. Baca selengkapnya di berita :http://nasional.news.viva.co.id/news/read/459345-siklus-erupsi-besar-gunung-merapi-akan-terjadi-2014

1388555140906671861

Gunung merapi saat erupsi ditahun 2013 lalu.(sumber http://nasional.news.viva.co.id/news/read/459345-siklus-erupsi-besar-gunung-merapi-akan-terjadi-2014

2.  bencana karakter. bencana karakter adalah bencana kehancuran karakter bangsa.

Di 2014 bencana yang berkait dengan karakter adalah : korupsi merajalela. betapa tidak, kesempatan korupsi akan semakin luas. Ingat “kejahatan bukan hanya niat dari pelaku, namun ada kesempatan”. Korupsi terjadi manakala ada kucuran dana, anggaran raksasa, proyek raksasa dan lain-lainnya maka disitulah kesempatan akan terbuka untuk melakukan korupsi. Program kesejahteraan Desa menjadi kesempatan korupsi para aparat desa, Program jaminan kesehatan akan menjadi kesempatan oknum pada instansi terkait, Gelontoran dana kurikulum 2013, menjadi kesempatan korupsi yang dilakukan insam pendidikan. pendek kata dimana ada kesempatan gelontoran anggaran, maka disitulah kesempatan Korupsi.

Disamping korupsi, bencana karakter adalah : maraknya aksi geng motor apalagi saat-saat kampanye, tauran pelajar dan mahasiswa, kejahatan Curanmor dan tindak kriminal seperti pembunuhan, perampokan, KDRT, kekerasan kepada anak, serta aksi penipuan-penipuan juga kejahatan Narkoba. Semuanya merupakan bukti lemahnya hukum dan pembinaan masyarakat.

bencana selanjutnya adalah : aksi terorisme dan separatisme akan terjadi di 2014. Semuanya adalah bentuk ketidakpuasaan pihak-pihak tertentu terhadap pemerintah yang berkuasa. terorisme dan separatisme ini akan menelan banyak jiwa.

13885574331377653975

3. Bencana Globalisasi adalah bencana dimana remaja Indonesia tidak siap menghadapi   Globalisasi.

bencana kitidaksiapan globalisasi bagi remaja Indonesia adalah :

  • Remaja Indonesia korban negatif globalisasi, seperti maraknya aksi pornografi dan pornoaksi yang diupload di Internet.
  • Terjadinya penculikan remaja puteri karena FB
  • Trafiking remaja karena akun-akun pertemanan dll

Dan masih banyak lagi bencana-bencana yang akan terjadi di tahun 2014 ini. Yah Dunia semakin tua, dan kiamat sudah dekat. Orang cerdas adalah orang yang mempersiapkan hari esok dan tidak tertipu dengan kecantikan dunia yang diibaratkan “nenek-nenek pesolek”. Sudah tua tapi senantiasa mempercantik diri dengan perhiasan dan lipstick nya. Pilih mana dapat nenenk-nenek pesolek, atau mendapatkan bidadari-bidadari surga dan keridoan Nya?. wallahu alam bissowab

Sumber gambar : https://www.google.com/search?q=kasus+korupsi+di+indonesia dan http://nasional.news.viva.co.id/news/read/459345-siklus-erupsi-besar-gunung-merapi-akan-terjadi-2014


Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Fatimah Hutabarat, Derita di Penjara …

Leonardo | | 01 October 2014 | 12:26

Saya Ingin Pilkada Langsung, Tapi Saya Benci …

Maulana Syuhada | | 01 October 2014 | 14:50

BKKBN dan Kompasiana Nangkring Hadir di …

Kompasiana | | 01 October 2014 | 10:37

Ayo Menjadi Peneliti di Dunia Kompasiana …

Felix | | 01 October 2014 | 11:29

Ikuti Blog Competition “Aku dan …

Kompasiana | | 30 September 2014 | 20:15


TRENDING ARTICLES

Anggota DPR Ini Seperti Preman Pasar Saja …

Adjat R. Sudradjat | 8 jam lalu

SBY Ngambek Sama Yusril, Rahasia Terbongkar, …

Daniel H.t. | 10 jam lalu

Tinjauan dari Sisi Lain: Keluarga Pejabat …

Rumahkayu | 11 jam lalu

Pilkada Tak Langsung Lebih Baik Daripada …

Anna Muawannah | 11 jam lalu

Unik, Sapi Dilelang Secara Online …

Tjiptadinata Effend... | 13 jam lalu


HIGHLIGHT

Bait Rindu untuk Bapak …

Rizko Handoko | 7 jam lalu

PKB Inisiasi Aksi Walk Out di Sidang …

Nada Dwinov | 8 jam lalu

Mari Melek Sejarah Perlawakan Kita Sendiri …

Odios Arminto | 8 jam lalu

Titik Pijat untuk Masuk Angin …

Radixx Nugraha | 8 jam lalu

Harapan Muhaimin Iskanddar Kandas …

Agus Salim | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: