Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Tg Arkadi

lahir di banten, mencintai Indonesia dan menyukai pemberdayaan masyarakat, menyukai desain grafis, serta menjadi marketing selengkapnya

Kasihan Negeri Ini, Pasien Dibuang Rumah Sakit

OPINI | 11 February 2014 | 21:28 Dibaca: 88   Komentar: 0   1

Menyaksikan acara ILC yang malam ini (11/02/2014) sedang berlangsung saya merasa miris menyaksikannya. Bayangkan saja begitu teganya Rumah Sakit yang harusnya memberikan pelayanan kepada masyarakat dan tidak memandang ia mampu atau tidak mampu. Namun dalam ILC tersebut di ilustrasikan bahwa pasien yang sudah berusia senja yang harusnya mendapatkan pelayanan yang terbaik justru di buangnya.

Saya tidak habis pikir, apa yang ada dalam pikiran para pegawai Rumah Sakit tersebut, apakah mereka tidak pernah berpikir seandainya pasien tersebut orang tuanya ? saya juga tidak habis pikir apakah mereka-mereka hanya bisa berhitung dengan seberapa besar uang yang didapat.

Di ILC tersebut di antara tersangka saling menyalahkan satu sama yang lain, dan yang lebih sadisnya lagi dari ungkapan para tersangka ada niatan untuk membuat skenario baru dengan skenario yang di ungkap bahwa pasien tersebut akan di bawa ke rumah sakit Jiwa dan di jalan memberontak akhirnya lepas dari pegangan, akan tetapi yang menjadi lucu jika skenario ini dipaksakan masa seorang kakek yang tinggal tulang bisa mengalahkan minimal dua orang yang masih segar.

Setelah gagal dengan skenario busuknya, akhirnya dipakailah cara lainnya dengan cara menghilangkan barang bukti dengan mengubah kendaraan ambulan yang dipakenya menjadi kendaraan operasional biasa namun penyidik dari kepolisian mengetahui hal itu hanya karena dari sisa/bekas sticker yang masih belum bersih dari ambulan tersebut.

Hmm….Kasihan Negeri ini benar juga istilah Orang Miskin di Larang Sakit, saya berharap hal ini menjadi pelajaran bagi pegawa-pegawai Rumah Sakit dan Rumah Sakit lainnya tidak terulang.

Tags:

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Pak Presiden, Jangan Bikin Kami Kehilangan …

Subronto Aji | | 27 January 2015 | 09:44

Kompasiana Plus KompasianaTV, Kiblat Opini …

Giri Lumakto | | 27 January 2015 | 15:10

Ketika Walikota Tangerang Perang Melawan …

Panji Kusuma | | 27 January 2015 | 12:58

Membahas Soal Bahasa Inggris dengan Koreksi …

Ahmad Imam Satriya | | 27 January 2015 | 13:06

Getuk dan Ongol-ongol di Bandara Changi, …

Enny Soepardjono | | 27 January 2015 | 07:29


TRENDING ARTICLES

Iriana Jokowidodo Adakan “Open …

Tjiptadinata Effend... | 11 jam lalu

KPK Menangkap Megawati Tindakan …

Edi Abdullah | 13 jam lalu

KPK: Ampun Presiden, Menkopolhukam, dan …

Jimmy Haryanto | 14 jam lalu

Cewek Rental Itu Diantar Pacarnya Menjadi …

Sahroha Lumbanraja | 15 jam lalu

PDIP Aktor Utama di Balik Pencalonan BG …

Axtea 99 | 17 jam lalu


Subscribe and Follow Kompasiana: