Back to Kompasiana
Artikel

Regional

Fandi Sido

Humaniora dan Fiksiana mestinya dua hal yang bergumul, bercinta, dan kawin. | @FandiSido

Foto: Abu Letusan Kelud Sampai Yogyakarta

REP | 14 February 2014 | 07:33 Dibaca: 574   Komentar: 25   13

Gunung Kelud di Kediri Jawa Timur yang meletus Kamis (13/2/2014) malam menyemburkan material vulkanik termasuk abu, yang gugurannya mencapai radius 90 kilometer. Akan tetapi, pada Jumat pagi hujan abu intensitas sedang juga mengelabui langit Yogyakarta, yang jaraknya 241 kilometer.

Hujan abu berlangsung sejak subuh. Hingga tulisan ini ditayangkan, jalan-jalan kota Yogyakarta masih ditutupi material abu vulkanik sampai sekira setebal 1 sentimeter. Bau belerang menyengat kuat sampai ke dalam rumah.

Aktivitas warga nampaknya berjalan biasa saja, meskipun teman saya kesulitan menemukan penutup hidung (masker), karena di banyak apotek telah terjual habis.

Berikut foto hujan abu letusan Gunung Kelud yang saya ambil di wilayah Yogyakarta bagian utara, pagi ini:

1392337564210612119

Abu letusan Gunung Kelud yang erupsi Kamis (13/2) malam menyelimuti kota Yogyakarta, Jumat pagi. Limpahan material vulkanik mengguncang kota Kediri di Jawa Timur.

1392337687375274419

Hujan abu vulkanik hasil erupsi Gunung Kelud menyelimuti Yogyakarta pada Jumat (14/2/2014) pagi. Gunung aktif di Kediri Jawa Timur itu menumpahkan material vulkanik yang imbasnya paling parah dirasakan di kabupaten Kediri.

Beberapa laporan menyebutkan hujan abu Gunung Kelud bahkan mencapai Purwokerto. Belum ada laporan korban jiwa akibat letusan Gunung Kelud kali ini, meski otoritas vukanologi dari Pemantauan dan Pengamanan Gunung Api Pemkab Kediri menyebutkan erupsi kali ini merupakan yang terdahsyat sejak 1990.

Ini merupakan hujan abu vulkanik pertama di Yogyakarta sejak letusan dahsyat Gunung Merapi, Desember 2010.

**

Pembaruan, 08.38 WIB

Pemerintah kota Yogyakarta dan Kabupaten Sleman menginstruksikan sekolah di bagian-bagian terkena dampak langsung abu vulkanik kelud, diliburkan.

Bandara Adisutjipto di Maguwoharjo ditutup untuk waktu yang belum ditentukan. Penerbangan ke dan dari Yogyakarta sementara ditunda.

1392342078453425222

Dampak hujan abu letusan Kelud, sebagian sekolah dan kantor-kantor formal di Yogyakarta diliburkan.

Pembaruan, 11.43 WIB

13923530752017814167

Dampak abu vulkanik letusan Gunung Kelud di Jawa Timur, perekonomian di Jalan Malioboro Yogyakarta pada Jumat (14/2/2014) pagi lumpuh. Wisatawan lokal dan mancanegara berkumpul di jalan untuk berfoto.

13923573411919940524

Pesepeda melintas menembus hujan abu vulkanik di jalan protokol Yogyakarta, Jumat (14/2). Letusan Gunung Kelud di Jawa Timur pada Kamis malam berimbas hujan abu hingga sejumlah kota besar di Jawa Tengah.

Sementara itu, imbas dari hujan abu vulkanik letuan Gunung Kelud di Jawa Timur, kegiatan perekonomian di pusat perbelanjaan Malioboro Yogyakarta lumpuh. Nampak Jumat pagi hanya mal dan loper-loper koran yang tetap beroperasi. Puluhan personel gabungan kepolisian dan komunitas sibuk membersihkan aspal dari lapisan abu setebal 2 sentimeter. Di banyak persimpangan lain, petugas Palang Merah Indonesia membagikan masker gratis untuk pengguna jalan.

Jarak pandang lalu lintas kota Yogyakarta akibat hujan abu ini hanya sekitar 20 meter, sementara pihak kepolisian menyarankan kecepatan laju aman adalah sekitar 30 km/jam.

1392353421425341461

Kawasan Tugu Yogyakarta tertutup abu vulkanik akibat dampak letusan Gunung Kelud di Jawa Timur, Kamis (13/2/2014) malam. Aktivitas sebagian perkantoran di Yogyakarta sempat ditunda beberapa jam, meski akhirnya Kawasan Kepatihan dan Keraton di sekitar Malioboro tetap dibuka.

-

 
Kompasiana adalah Media Warga. Setiap berita/opini di Kompasiana menjadi tanggung jawab Penulis.
Siapa yang menilai tulisan ini?
    -
Processing data ..
Tulis Tanggapan Anda
Guest User


HEADLINE ARTICLES

Bertemu Dua Pustakawan Berprestasi Terbaik …

Gapey Sandy | | 30 October 2014 | 17:18

Asiknya Berbagi Cerita Wisata di Kompasiana …

Agoeng Widodo | | 30 October 2014 | 15:40

[YOGYAKARTA] Daftar Online Nangkring bersama …

Kompasiana | | 02 October 2014 | 11:06

Paling Tidak Inilah Kenapa Orangutan …

Petrus Kanisius | | 30 October 2014 | 14:40

Inilah Daftar Narasumber yang Siap Beraksi …

Kompasiana | | 20 October 2014 | 15:40


TRENDING ARTICLES

Pramono Anung Menjadi Satu-satunya Anggota …

Sang Pujangga | 4 jam lalu

Mba, Pengungsi Sinabung Tak Butuh …

Rizal Amri | 7 jam lalu

Muhammad Arsyad Tukang Sate Luar Biasa, Maka …

Opa Jappy | 10 jam lalu

DPR Memalukan dan Menjijikan Kabinet Kerja …

Sang Pujangga | 10 jam lalu

Pemerintahan Para Saudagar …

Isk_harun | 10 jam lalu


HIGHLIGHT

Pengalaman Belajar Sosiologi Bersama Pak …

Rachel Firlia | 8 jam lalu

Rokok atau Calon Istri? …

Gusti Ayu Putu Resk... | 8 jam lalu

Dampak Moratorium PNS …

Kadir Ruslan | 8 jam lalu

Membudayakan Menilik Orang Bukan Dari …

Wisnu Aj | 8 jam lalu

Hilangnya Kodok Pak Lurah …

Muhammad Nasrul Dj | 8 jam lalu

Subscribe and Follow Kompasiana: